Fenomena Hujan Turun di Puncak Lapisan Es Greenland

Fenomena Hujan Turun di Puncak Lapisan Es Greenland

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, turun hujan deras di puncak lapisan es di pulau Greenland, Denmark. Para ilmuan dibuat cemas dan bertanya-tanya ada apa gerangan?

Fenomena hujan di puncak lapisan es Greenland ini meningkatkan kekhawatiran tentang kondisi es yang sudah genting ,menurut salah satu badan konservasi alam dan judi Slot dunia. Diperkirakan sebanyak 7 miliar ton air di puncak es Greenland mencair.

Fenomena Hujan Turun di Puncak Lapisan Es Greenland

Menurut rekaman yang diambil oleh National Science Foundation, ini adalah ketiga kalinya suhu di puncak Greenland meningkat di atas titik beku dalam waktu kurang dari satu dekade.

Situs resmi http://139.99.92.188/ juga menyatakan informasi ini benar adanya. Keresahan ditengah para ilmuan dan kalangan peneliti sedang berupaya menciptakan untuk permasalahan lapisan es ini.

Pertama Kalinya Hujan Turun di Puncak Greenland

Pertama Kalinya Hujan Turun di Puncak Greenland

Fenomena turun hujan di lapisan gunung es Greenland sangat mencemaskan para peneliti serta ilmuan. Pasalnya hujan yang turun dalam sehari itu bisa mencairkan es dengan jumlah yang sama dengan hujan yang dalam dalam setahun.

Air lelehan es tersebut kemudian mengalir ke arah lautan, menyebabkan naiknya ketinggian permukaan laut. Permukaan es Greenland yang disebut terbesar kedua setelah Antartika dari tempat situs judi slot gampang menang telah menyebabkan 24 persen dari total kenaikan tinggi permukaan laut di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir.

Para Ilmuwan memperkirakan angka itu akan terus bertambah seiring dengan semakin naiknya suhu dunia. Sebelumnya suhu di atas lapisan es hampir tidak pernah naik di atas titik beku. Namun kini telah terhitung ada sebanyak tiga kali selama delapan tahun terakhir.

Untuk informasi menari lainnya, jangan lewatkan juga artikel menarik kami lainnya >>> Nasa Akhirnya Temukan Cincin Hantu Dekat Black Hole.

Banyak ahli mengatakan 2021 menjadi tahun yang mengkhawatirkan bagi lapisan es di Antartika. Pada Februari, para peneliti memperingatkan bahwa lapisan es Greenland sedang menuju titik kritis, di mana sebagian besar es dapat mencair.

Para ilmuwan mengaitkan penyebab curah hujan dengan peristiwa atmosfer, yang disebut antisiklon, di atas Greenland. Kondisi antisiklon ini memungkinkan cuaca panas bertahan di satu area untuk waktu yang lama, menciptakan gelombang panas.

Pernyataan para peneliti tentang fenomena ini membuat warganet dunia ikut berkomentar. Banyak yang bertanya-tanya, jika semua es mencair di Greenland, apakah dunia akah tenggelam? Namun penjelasan dari semua peneliti belum sampai kearah tersebut.